Postingan

Menampilkan postingan dari November 6, 2011

KETIKA JALAN TERASA BUNTU

Gambar
hidup terkadang susah dipahami...ada kalanya kita sangta senang menjalaninya, ada kalanya kita malah mengutukinya.... yah. hidup memang penuh tanya... tetapi satu hal yang penting adalah JANGAN PERNAH BERHENTI BERSYUKUR ....dengan bersyukur, kita lebih dari bahagia...dan kita dapat menjalani hidup tanpa harus mengutukinya....................................... 2 hari berlalu saya merasa tidak semangat berbuat apa2...ada hal yang terus membebani saya....saya pusing memikirkan tugas2 dan tanggung jawab saya... disisi lain saya teringat akan seorang penolong sejati saya...DIA YESUS... pagi ini saya bertekad untuk saat teduh lebih lama dan mencoba mendengar isi hati-NYA.. alhasil, everything is easy after it...saya merasa semua beban itu berkurang dan hilang.... kata yesus "JUST DO MITRA, DO WHAT U CAN DO...WRITE WHAT YOU CAN WRITE...AND I'LL HELP YOU"... Sungguh sebuah janji yang luar biasa kuat dan berpengaruh bagi saya... Guys... hidup gag akan sesuai dengan ha...

REAKTOR TIPE PWR

Gambar
BAB I PENDAHULUAN Teknologi PLTN terus berkembang. Tak seperti di Chernobyl, PLTN kini makin tangguh terkena gempa besar dan mampu mengantisipasi keteledoran manusia sebagai operatornya. Namun, kasus Fukushima menunjukkan, masih ada kelemahan pada desain sistem pengaman atau keselamatannya. Ketangguhan PLTN di Pulau Honshu telah teruji menghadapi guncangan gempa tektonik berkekuatan 8,9 skala Richter. Semua reaktor (46 buah), yang beroperasi umumnya bertipe Boiling Water Reactor (BWR) dan Pressurized Water Reactor (PWR), mampu merespons gempa kuat dengan mematikan secara otomatis reaksi fisi nuklir di dalamnya. "Yang BWR meliputi Mark I dan Mark III, masing-masing 30 persen. Selebihnya ABWR (Advanced BWR)," kata Mohammad Dhandhang Purwadi, Kepala Bidang Pengembangan Reaktor Badan Tenaga Nuklir Nasional.Semua sistem pendingin di reaktor-reaktor itu juga mampu menjalankan unit cadangan pendingin reaktor pascagempa, kecuali tiga unit PLTN di Fukushima Daiichi. Argumen yang m...