MISI 1-1-1 (KEBAHAGIAAN ORANG YANG DI AMPUNI DOSANYA)
Sebab
karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu,
tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang
memegahkan diri. (Efesus 2:8-9)
Bacaan : Roma 5:1-11,
yakobus 2:14-26
Selama
ini saya sering sekali ditempatkan pada sebuah percakapan tentang keselamatan
secara spontan bersama beberapa teman-teman. Beberapa teman-teman yang
statusnya Kristen masih menganggap dirinya belum tentu dapat masuk surga karena
kehidupannya yang penuh dengan dosa.
Melihat
fakta tersebut saya mengingat keluarga saya, dan penasaran tentang pandangan
mereka tentang keselamatan. Saya memulai dengan pertanyaan “pa, kalau kita mati bakal masuk surge
atau neraka?’ ayah saya dengan begitu yakin menjawab ‘ya kalau selama hidup kita banyak berbuat
baik pasti masuk surga” saya sedikit syok mendengarnya tapi saya melihat
kesempatan untuk melanjutkan pembicaraan dan meminta ayah saya membaca roma
5:1-11. Saya tegaskan “sebab itu, kita
yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh
karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh
iman kepada kasih karunia ini (ayat 1 dan 2)”
Saya
katakan kepada ayah saya bahwa sampai kapanpun kita mengumpulkan perbuatan baik
tidak akan pernah cukup untuk mendapatan tiket masuk surga. Ayah saya mulai
mengerti dan kemudian bertanya “lalu bagaimana dengan orang yang mengaku
percaya tapi tdak berbuat baik?” saya bacakan kepadanya Yakobus 2:14-26 bahwa
iman tanpa perbuatan adalah sia-sia. Jika ia mengaku percaya tapi tidak berbuat
baik, maka saat itu imannya dipertanyakan.
Kesaksian
tentang ayah saya mengungkap fakta bahwa banyak orang terlihat sebagai orang
Kristen menyebut dirinya orang percaya. Percaya hanya sebatas percaya bahwa
Tuhan akan melakukan muzizat atas segala pergumulan penyakit, keuangan,
pekerjaan, dll. Tuhan hanya dijadikan sebagai penolong dalam keseharian mereka tapi
tidak untuk keselamatan kekal untuk mereka, padahal Tuhan juga turut menyediakan
pengampunan bahkan surga untuk mereka.
Misi
1-1-1 ini muncul setelah saya selesai meyakinkan ayah saya tentang anugerah
keselamatan. “satu orang bertanya
kepada satu orang dengan satu pertanyaan”: jika mati masuk mana? Surga atau
neraka . saya berdoa agar misi ini menolong kita untuk menolong orang
lain. Dari pertanyaan ini lah percakapan penginjilan dimulai dan kita memiliki
kesempatan untuk menyampaikan kebenaran yang sesungguhnya. Kita dapat
memulainya dalam percakapan dengan teman-teman gereja, teman kampus, dan keluarga
yang kebanyakan berstatus Kristen sejak lahir sehingga lupa atau tidak tahu
kebenaran terbesar atas semua hal yang Tuhan berikan yaitu “Anugerah
Keselamatan”. Ya, itu semua anugerah. sesungguhnya kita tidak layak
mendapatkannya. tapi kita diberikan keselamatan oleh pengorbanan Yesus Kristus
di kayu salib. anda percaya pengorbanannya, anda artinya percaya bahwa seluruh
dosa dosa anda sudah diampuni dan anda menjadi pribadi yang baru didalam Tuhan.
Mempercayai
Allah adalah mempercayai bahwa Anak-NYA yang tunggal itu yaitu Yesus Kristus
datang untuk menebus dosa dan pelanggaran kita hingga kelak kita layak dan akan
mendapat hidup yang kekal disurga. (mbc)

Komentar
Posting Komentar